Sri Mulyani: Perang Dagang Trump Serius dan Berbahaya
Menteri Keuangan Sri Mulyani berbicara tentang keputusan tariff impor yang diumandakan oleh Presiden AS Donald Trump. Kebijakan ini menjadi penyebab kembalinya perselisihan perdagangan. Konflik ini dimulai saat Trump menyatakan pemberlakukan bea masuk ekstra sebanyak 10% atas produk impor dari Cina mulai tanggal 1 Februari 2025, disusul oleh kebijakan tarif 25% bagi barang-barang asal Meksiko dan Kanada. Hal tersebut menimbulkan respon tegas dari berbagai negara yang dipengaruhi keputusan itu. China memberikan respons dengan meningkatkan tariff sebesar 15% untuk impor batubara dan LNG dari AS, serta tambahan tariff sebanyak 10% bagi barang-barang seperti minyak mentah, peralatan peternakan, dan kendaraan. Sedangkan Kanada dan Meksiko juga turut mengambil tindakan dengan melancarkan kebijakan tariff balasan yang mencakup aneka jenis produk asli Amerika. "Jika umumnya kita mendengar tentang peperangan militer, sekarang ini adalah perang perdagangan yang tengah berlangsun...